• GOEDANG BIOGRAFI

    Monday, June 20, 2016

    Sejarah Keramik



    Sejarah Keramik


    Menurut ilmuwan Amerika Serikat lulusan Universitas Harvard bernama Peter J Lu takjub dengan karya para seniman Muslim di abad ke-12 M. Ilmuwan itu menemukan fakta bahwa para pembuat keramik Muslim di era kekhalifahan sudah menguasai quasicrystalline geometry. Padahal quasicrystalline geometry merupakan sesuatu yang dipahami para ahli matematika Barat baru 30 tahun terakhir ini.
                Menurut Emily Stockin dalam tulisannya bertajuk The Pottery of Islam, para seniman Muslim mampu mengembangkan beragam teknik baru pembuatan keramik yang khas Islam. Tembikar Islam merupakan karya yang paling termasyhur karena lapisannya yang berkilau, unik dengan desain hiasan nan estetis.
                Pada era keemasan Islam, sudah menggunakan lantai keramik sebagai motif hiasan utama dalam arsitekturnya. Pada masa kekhalifahan, negeri-negeri di Timur Dekat seperti Iran, Irak, Suriah dan Mesir merupakan sentra utama produsen keramik Islam. Menurut Stockin Sejarah keramik Islam yang berkembang di sentra industri keramik itu dapat dibagi dalam tiga periode. Pertama adalah periode awal yang berlangsung dari abad IX hingga abad XI. Kedua adalah periode pertengahan dari abad XII hingg abad XIV. Periode ketiga berlangsung dari abad XV hingga abad XIX.
                Pada periode awal seniman Muslim sudah mengembangkan ide tentang lusterware˗˗ jenistembikar atau porselin dengan lapisan metalik yang memberi efek warna. Pembuatan lusterware melalui 3 proses pembakaran. Pada masa itu di era kekuasaan Dinasti fatimiyah, keramik atau porselin diproduksi di Mesir. Tembikar khas negeri Piramida itu dilukis dengan gambar burung, hewan-hewan serta manusia. Lusterware juga dikembangkan dan diproduksi di Persia dan Afghanistan.
                Sepanjang abad 1175 M – 1225 M industri keramik berkembang dengan pesat di kawasan Timur Dekat. Pada era itu, kota Rayy dan Kashan, di utara Persia tengah menjadi sentra beragam jenis tembikar. Pada abad ke-13 M, keramik mulai muncul di Kashan, Mesir. Sepanjang abad ke-13 – 14 M, beragam jenis keramik diproduksi di Kashan. Pusat industri keramik itu juga diakui sebagai penghasil ubin lantai yang termasyhur. Pada periode pertengahan, Mesir juga menjelma menjadi sentra industri keramik yang maju yang saat itu berada di bawah kekuasaan Dinasti Mamluk. Terlebih, negeri tiu tidak mampu ditembus oleh tentara Mongol.
                Pada masa kekuasaan Mamluk, produksi keramik berkembang pesat karena banyak seniman dari wailayah yang ditarik untuk berkreasi di Mesir. Ciri khas keramik yang diciptakan seniman Mamluk adalah menampilkan tema-tema keagamaan. Pada periode akhir, ada tiga jenis keramik atau tembikar yang berkembang di dunia Islam. Salah satu keramik yang terkenal adalah tembikar Kubachi dan Iznik. Salah satu pusat industri keramik pada periode terakhir berada di Kirman. Para pembuat keramik membuat tiruan keramik Cina. Teknik dan desain keramik Islam telah memberikan pengaruh terhadap seni keramik di negara-negara Eropa seperti Italia, Prancis, Spanyol dan Inggris. Bahkan para seniman Spanyol sering menggunakan desain Islam dalam mebuat aneka produk keramik yang dikenal dengan nama Hispano-Moresque.
                Ciri khas keramik Islam dimana para seniman mampu memadukan bahan seperti emas dan perak. Sehingga tembikar yang dihasilkan diakui sangat anggun dan cantik. Selain itu juga menghadirkan kilauan metalik yang memukau. Para seniman Muslim di era kekhalifahan selain membuat lantai keramik yang digunakan untuk menghiasi dinding dan lantai, merekapun membuat beragam barang kebutuhan sehari-hari seperti cangkir, gelas, piring, mangkuk, botol dan penampung air dari tembikar.
                Pada era Dinasti Abbasiyah, mulai berkembang keramik dengan desain ukiran. Ciri-ciri keramik jenis ini memiliki desain geometris atau bentuk-bentuk flora yang dimasukkan dengan cara distempel. Keramik jenis ini dapat ditemukan di Samara, Irak, Fustat dan Mesir. Penaklukan daerah akibat ekspansi oleh kerajaan akan berpengaruh dari perkembangan seni, sehingga muncul perpaduan seni antara keduanya.

    No comments:

    Post a Comment

    Most Popular

    Featured Post

    Kisah Cinta Habibie-Ainun

    Nama lengkapnya adalah Hasri Ainun Besari, namun kemudian lebih dikenal sebagai Ainun Habibie. Dia adalah perempuan yang selalu ada d...

    Fashion

    Beauty

    Travel